![]() |
one step ahead
|
Monday, October 31, 2005
I tried to change the buffer of my protein by dialysis. And all of my samples were precipitated. Owww... cantiknya. I really don`t have any idea why it could precipitate. I just change phosphate buffer with Tris-HCl buffer having the same pH. And both of them don`t contain any salt at all. I try to find the solution in the internet but I can't find ones.
Tomorrow I want to grow it once more and express the protein. But, instead of using posphate buffer to resuspend the cell pellet, maybe I want to try directly use Tris-HCl buffer. Why lab-work is full with trial and error experiment.... . And life is just another laboratory, isn't it? Thursday, October 27, 2005
Durian adalah buah favoritku. Durian bangkok apalagi.... hmmmm... yummy *sluurp*. Dulu sering terlintas dalam pikiranku untuk membawa buah tangan yg berupa jenang rasa durian atau suatu makanan berasa durian buat temen2ku di lab. Tapi entah kenapa setiap kali aku mencari makanan2 itu, selalu tidak pernah kutemukan. Sampai akhirnya minggu lalu ada consultation meeting anak2 M1 yang diadakan oleh sponsorku. Consultation meeting ditutup dengan dinner. Dan para peserta diminta duduk terpisah dalam dua meja. Tampaknya orang2 yg duduk di dua meja itu langsung menempatkan diri sesuai dengan kemampuannya masing2. Hihihihi... sbenernya sih ga ada yg nyuruh... tapi entah kenapa kita2 langsung otomatis terpisah menjadi 2 kelompok, kelompok yang bahasa Jepangnya level atas dan kelompok yang bahasanya Jepangnya masih terampur English. Na... tahu kan aku masuk kelompok mana. Di kelompokku tu pesertanya adalah pelajar2 Thailand, Filipina dan Indonesia dan orang2 Jepang sponsorku. Kemudian tiba2 saja kami membicarakan durian. Dan tahukah kalian apa pandangan semua orang2 Jepang itu tentang durian? Wow... mereka bilang durian itu bukan makanan manusia. Gubraaaaak.... unbelieveable. Kami semua bengong tak percaya. Bagaimana mungkin durian yang menurut kami adalah buah yang paling lezat kok bisa2nya dianggap bukan makanan manusia? Dua pihak yang berbeda memandang durian sebagai dua hal yang saling berlawanan, ''sangat lezat'' dan ''bukan makanan manusia''. Friday, October 14, 2005
Aku bukan mahasiswa sastra. Jadi sepertinya wajar2 saja kalo aku tidak pernah tahu bagaimana cara menulis review yang baik dan benar.
Blog ini sebenarnya adalah blog review. Review tentang segala macam; buku, lagu, film, kehidupan teman, kehidupan pribadi, dan lain-lain. Aku memang orang yang selalu memikirkan segala masalah, disambung-sambungkan dengan masalah yang lain, karena aku percaya semua yang telah terjadi itu tidak akan terjadi dengan sia-sia tanpa kita bisa mengambil pelajaran dari yang telah berlalu. Mengapa kamu hari ini nonton Batman Begins, tentu itu ada tujuannya, yang mana mungkin kamu sendiri ga tahu apa tujuannya. Seperti judul diatas, postingan bertujuan untuk mengklarifikasi postinganku sebelumnya. Well, for your information only, aku belum menikah, tidak berafiliasi dengan laki-laki manapun di dunia persilatan ini, dan masih tetap terobsesi dengan PhD candidate universitas sebelah. Mungkin ada yang terkecoh dengan foto yang aku pilih di postingan itu. Foto itu sbenernya aku pilih karena aku tuh bener2 jatuh cinta pada pandangan pertama ama vendor yang ngerjain foto2 itu. Makanya hasil karyanya aku pajang disini. Dan... hmmmm... coba deh perhatikan. Itu kan ceweknya tangannya putih banget gitu. Hihihi... aku kan waktu kecil adalah atlet salah satu cabang olahraga air, mana mungkin punya kulit putih begitu. Dan yang lebih ga mungkin lagi, perhatikan deh tu foto cowoknya. Kiyut banget bo... hihihi... aku tu selalu alergi ama orang2 yg physically attractive semacam itu. Yup, dengan modalku yang biasa2 aja... waks aku bisa tersenjang kalo pasanganku physically lebih menarik dari aku. Jadi... postingan itu sbenarnya adalah review dari novel terbaru Ninit Yunita, Testpack. Tapi semua gambar, pembicaraan yang aku posting di situ emang ga ada sama sekali di novel tersebut. Kalo yang udah baca Testpack mungkin tahu kenapa aku ngebuat postingan kek gitu. Well... mungkin aku salah karena menulis sesuatu sebagai review tapi yang tertulis sendiri sebenarnya ga ada dalam buku yang direview. Tapi aku juga tidak mau disalahkan begitu saja (kekeke) karena setiap postingan di blog ini sbenernya didedikasikan untuk seseorang atau beberapa orang sekaligus, untuk menyampaikan sesuatu kepada orang2 tersebut. Oh ya... ada satu isu yang sangat penting sehingga harus dijelaskan. Yaitu tentang pesimis (ttg anak) dalam memulai pernikahan. Artikel bernada pesimis tidak akan diposting di blog ini, karena tidak sesuai dengan tema blog ini. Seandainya dalam postingan2 berikutnya ada yang menganggap ada postingan yg bernada pesimis... well... brarti kita tidak mempunyai intuisi yang sejoli. Cara pikir kita berbeda. Finally, thanks buat yang udah sering datang kesini. Semoga ga pada bosen meski aku jarang update. CU dalam postingan2 berikutnya. Thursday, October 06, 2005
![]() "Kamu penginnya anak laki-laki apa perempuan?"
"Apa aja. Terserah Dia yang akan memberi. Tapi aku pengin anak kita nanti sepertinya ibunya, yang selalu mematuhi orang tuanya." "....." "Kalo salah seorang diantara kita infertil, apa trus kita bakal bercerai, trus nikah ama orang lain demi punya keturunan?" "Menikah itu bukan untuk mencari keturunan. Ya kalo ga bisa punya anak, kan bisa adopsi." "....." "Aku ga mau ngelanjutin Ph.D di sini." "Lho kenapa? Lanjutin aja, mumpung masih ada kesempatan buat nyari beasiswa." "Aku kan udah tua. Rasanya aku ga sanggup punya anak sambil Ph.D kalo beban di lab terlalu berat seperti di Jepang ini." "Anak itu kan rejeki. Bisa datang kapan aja tanpa dibatasi umur. Dan kalopun akhirnya emang target punya anak ga tercapai, kita kan masih bisa adopsi." "....." Tidurlah dedicated to our future children Tidurlah andian kecilku Pejamkan matamu sejenak Janganlah kau risaukan lagi Lupakan segala masalahmu Istirahatlah kau disini Didalam buaianku ini Kupastikan engkau terlelap Dengan belaian dan senandungku Tidurlah sayangku Tak usah engkau ragu Kujaga tidurmu Tak kan engkau terganggu Anak. Hmmm... sebegitu pentingkah arti kehadirannya sehingga pasangan suami-istri yang salah satu partnernya infertil bersedia bercerai demi mengejar kehadirannya? Maybe they forgot the day they fell in love. A review of Testpack by Ninit Yunita. Special thanks to Maheza Studio for the beautiful candid photography. |
The Journal
tomorrow should be better than today ![]() Blogroll Me! ![]() ![]() ![]() The Writer
Momo-chan. Bukan orang biasa. Ga suka MASAK. Pecinta rotenburo. Something Happened Contact me Send an email Important Note
Postingan di blog ini terdiri dari kisah nyata dan fiksi. Dalam teknik penulisan di blog ini, aku lebih memilih menggunakan sudut pandang orang pertama, meski tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan sudut pandang orang ketiga. Mengingat ada beberapa postingan yang bersumber pada kisah nyata, maka demi menjaga kerahasiaan responden, aku tidak bersedia menjawab pertanyaan yang bersangkutan dengan jati diri responden. Kesamaan nama, tempat dan peristiwa adalah kebetulan belaka. Dan semua itu bertujuan agar maksud postingan tersampaikan dengan baik. Archives
November 2004 December 2004 January 2005 February 2005 March 2005 April 2005 May 2005 June 2005 July 2005 August 2005 September 2005 October 2005 November 2005 December 2005 January 2006 February 2006 March 2006 April 2006 May 2006 June 2006 July 2006 August 2006 September 2006 October 2006 November 2006 December 2006 January 2007 February 2007 March 2007 April 2007 May 2007 June 2007 July 2007 August 2007 September 2007 October 2007 November 2007 December 2007 January 2008 May 2008 June 2008 July 2008 August 2008 October 2008 December 2008 February 2009 March 2009 Previous Posts
Kamu minum susu apa? Adaptasi yg Gagal: Berlalu Lintas Senna atau Keita?? Liat J-ROCKS Ingat Kamechan Babyboy babygirl? Sensasi kecipratan salto pembalikan Masakan Manado Pencopet yang tidak beruntung Speedo LZR Working at home mom (???) Friends
Links
Panasonic Scholarship Japan Panasonic Scholarship Indonesia Mie University Japanese-English Online Dictionary Member of ![]() ![]() ![]() Credits
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |