<body>


one step ahead
Thursday, September 13, 2007

Bukan penerjemah

Kebetulan akhir-akhir ini jurusanku sering kedatangan tamu orang Jepang. Dan karena aku bisa berbahasa Jepang, akhirnya aku selalu dipaksa jadi penerjemah. Kalo lawan bicaranya berbahasa Jepang, aku emang bisa reply pake bahasa Jepang. Tapi, aku ga bisa dengan mudah menerjemahkan ke bahasa Indonesia (atau Inggris). Otakku kan bukan otak bahasa, yang bisa switch dari satu bahasa ke bahasa lain dengan cepat.

Kemarin, ada tamu satu bus, dari Universitas Kobe Gakuin. Orang-orang langsung heboh nyari keberadaanku. "Hooooiiii... temen-temenmu satu bus datang tu." Siapa lagi temen-temenku satu bus ini? Ternyata, orang Jepang = temenku, buahahaha.

Trus kepala jurusan ngasih sambutan resmi. Aku disuruh nerjemahin. Slompret. Emangnya dia pikir aku bisa nerjemahin sambutan resmi pake bahasa Jepang? Mana aku dipaksa ngasih terjemahan per kalimat lagi. Untungnya aku kepala batu. Aku menolak ngasih terjemahan per kalimat. Setelah speech yang panjang lebar, akhirnya aku cuman nerjemahin sebagai "Kyou wa, minnasama, nihon no kobe gakuin daigaku kara waza-waza kite itadaite, arigatou gozaimasu." Buahahaha....

Setelah acara resmi berakhir, baru deh bisa ngobrol-ngobrol santai ama orang-orang Jepang itu. Kalo disuruh nerjemahin obrolan, aku ga keberata. Coz kan bahasanya ga perlu sopan banget.

Selain itu, di jurusanku juga ada instruktur dari JICA. Bahasa Indonesianya belum lancar. Aku selalu disalahkan karena ga ngajarin dia bahasa Indonesia. Haloooooo... sejak kapan aku jadi guru bahasa Indonesia gitu lho. Aku sih sengaja ngasih jarak ama orang JICA itu. Karena, kalo dia selalu deket-deket aku, ntar jadi tergantung ama aku. Dia jadi ga mau belajar bahasa Indonesia karena toh ada aku yang bisa bahasa Jepang. Yabai to kalo begini. So... mendingan dia dekat ama orang lain, karena mau ga mau harus pake bahasa Indonesia.

Alah bisa karena biasa.

Comments: Post a Comment
The Journal

tomorrow should be better than today



Blogroll Me!

Subscribe with Bloglines

Add http://cikubembem.blogspot.com to your Kinja digest

Listed on BlogShares


The Writer

Momo-chan.
Bukan orang biasa.
Ga suka MASAK.
Pecinta rotenburo.



Something Happened




Contact me

Send an email


Important Note

Postingan di blog ini terdiri dari kisah nyata dan fiksi. Dalam teknik penulisan di blog ini, aku lebih memilih menggunakan sudut pandang orang pertama, meski tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan sudut pandang orang ketiga.
Mengingat ada beberapa postingan yang bersumber pada kisah nyata, maka demi menjaga kerahasiaan responden, aku tidak bersedia menjawab pertanyaan yang bersangkutan dengan jati diri responden.
Kesamaan nama, tempat dan peristiwa adalah kebetulan belaka. Dan semua itu bertujuan agar maksud postingan tersampaikan dengan baik.


Archives

November 2004
December 2004
January 2005
February 2005
March 2005
April 2005
May 2005
June 2005
July 2005
August 2005
September 2005
October 2005
November 2005
December 2005
January 2006
February 2006
March 2006
April 2006
May 2006
June 2006
July 2006
August 2006
September 2006
October 2006
November 2006
December 2006
January 2007
February 2007
March 2007
April 2007
May 2007
June 2007
July 2007
August 2007
September 2007
October 2007
November 2007
December 2007
January 2008
May 2008
June 2008
July 2008
August 2008
October 2008
December 2008
February 2009
March 2009


Previous Posts

HERO, Soleha, Candy
Hanayome to Papa
Susahnya jadi perempuan
Sejarah Jepang
Sepatu cantik penyebab kaki jelek
Proper dress when evacuating from EQ
OMATASESHIMASHITA: 8 hrs @ Juanda airport
Standar pelayanan melalui telpon
Persiapan nikah (1)
Yang menyebalkan dalam bahasa Jepang


Friends




Links

Panasonic Scholarship Japan
Panasonic Scholarship Indonesia
Mie University
Japanese-English Online Dictionary


Member of









Credits

  
  
  
  



Designed by mela
Get awesome blog templates like this one from BlogSkins.com